09 Juli 2010

LTA (Laporan Tiada Akhir) "SIA bukan SIA!"

S.I.A. bukan S.I.A.!
Sayang, Ini Aku!
bukan Sistem Informasi Akuntansi!

Aku ini manusia biasa
Bukanlah sebuah sistem untukmu
Bukan sistem yang dibuat hanya untukmu
Dan dapat memenuhi semua keinginanmu

Setiap perlakuan pasti ada bukti
Tapi tidak semua harus ada pembuktian
Hal terpenting adalah memiliki Formulir Cinta dan kasih sayang

Formulir Cinta dan kasih sayang harus dibuat rangkap
Bukan hanya ada didiriku saja
Tapi dirimu juga
Dan semoga kau menyadari itu

Aku bukan fungsi penjualan yang selalu mengobral cinta
Aku bukan fungsi keuangan yang selalu mengeluarkan uang demi cinta
Aku bukan fungsi produksi yang terus menerus membuat keyakinan cinta

Apakah kau benar-benar mencintaiku?
Tunjukan pada bagan alir hubungan kita
Harus mulai atau selesai!

Terima Kasih untuk : Mulyadi, Azhar Susanto, Bodnar&Hopwood, James A. Hall, Romney, Rama&Jones dan semua yang telah menciptakan buku SIA! (sangat menginspirasi sekali!!)

Terima Kasih juga untuk : Dosen pembimbing yang selalu sabar dan penuh motivasi, bapak di ruang SPI gedung rektorat.

Semoga LTA (Laporan Tiada Akhir) ini benar-benar segera selesai.
*Tak sabar bertemu sidang*
*Tak sabar bertemu wisuda*
Hehehhe...

"Tulisan ini hanya iseng belaka bukan stress atau akibat kecanduan LTA"

By : Iqbal Ramadhan
satukosongduakosongtigakos
ongtujuhkosongsatutigadua

20 Desember 2009

Maaf Ku Harus Pergi

Elegi Positif selalu aku berikan...
Tetapi mengapa selalu kau balas dengan elegi negatif...

Aku tak sedikitpun merasa marah atau dengki padamu...
Tapi kenapa kau
terus menganggapku bohong dengan perasaan itu...

Aku salah mungkin tak langsung membalasmu...
Tapi aku selalu jelaskan
mengapa aku tak langsung membalasnya...

Mungkin kau seperti itu...

ku muak dan kesal...

Tapi selalu mencoba bertahan...
Menahan gelombang kecil
dan besar itu yang selalu menerpa...
Tapi ternyata aku tak bisa bertahan...

Aku lemah...
Aku lemah dan tak mampu
harus bertahan dengan perisai sabarku...
Perisai sabar itu sudah hancur...
Bahkan kau maki sabarku dengan kata persetan...
Aku tak pernah melarang bahasamu...
Aku tak mengerti,
apa kau sadar atau paham dengan bahasamu sendiri?
Atau pura-pura tidak tahu...
Dan menganggapnya hanya penuaian hasrat emosi...

Jadi ku harus bertahan dengan perisai batin ini...
Walau selalu batin ini tertusuk dari segala arah...

Kau selalu membuat dan
membesar-besarkan sendiri bola api itu...
Padahal aku tak ingin bermain dengan bola api itu...
Aku tak pernah menganggap semuanya kecil...
Tapi aku juga tak pernah mengangggap itu besar...
Itu bukan sebuah ukuran...
Itu permasalahan yang harusnya diselesaikan...
Dan Bukan yang selalu kau anggap besar...

Aku berusaha...
Aku tak pernah membatasimu...
Aku tak pernah menunjukan cemburuku padamu...
Aku mencoba menghormatimu...

Aku tak mengerti...
Dan Kenapa kau selalu menjadi batu...
Yang keras dan sulit untuk ku ukir...

Dan watakmu yang selalu berubah-rubah...

Kau bagaikan layang-layang...
Hanya ada angin kecil saja,
Kau mudah untuk berdiri...
Tapi INGAT!!!
Ketika tak ada angin,
Kau terjun bebas untuk kembali jatuh...

Aku mencoba memberi angin...
Tapi kau membatu...
Mengeras bagaikan tersiram air keras...

Aku bingung...
.

"...Entah harus apa lagi, harus gimana lagi...
Melarikan diri dari Mu...
Adakah jurus terjitu ku yakinkan Mu..
Bahwa ku tak mau lagi bersama Mu..."

Aku tak peduli orang berkata apa...
Aku tak peduli orang berbuat apa...

Hanya aku...
Hanya Diriku...
Hanya hati ini yang merasakannya...

Aku hanya ingin berlari secepat mungkin...
Aku hanya ingin meninggalkan jejak semu...
Aku hanya ingin melupakan goresan perih ini...

Maaf!! Beribu-ribu maaf!!
Bukan aku tak bisa menerima kekuranganmu..
Tapi kau balas sendiri aku dengan caramu...

Mungkin kau anggap aku sepihak...
Ini bukan sepihak!!
Kau yang selalu membawanya ke arah itu..
membuat penawaran itu...

Aku ingin kau bisa berubah walau kau bukan milikku...
Aku ingin kau menyadarinya...

Aku tak ingin kau mengulanginya...
Tapi itu terserah padamu...

Kau melakukan itu
Dan kau akan mendapatkan itu...

Dan kau akan terus mengulanginya..
Dan mendapatkan terus kisah yang seperti ini!!!

Bukan hanya sekali, dua kali, tiga kali...
Bahkan bisa selamanya... Bila kau harus sperti itu...
Dan mengulangi kisah seperti ini!!

Aku ingin kau berdiri tegak!
Aku tak ingin kau melakukan "hal bodoh" dalam kesendirian...

ITU hanya menyiksa dirimu sendiri!!!

"ketika kau sendiri, itulah kau yang sebenarnya"

Bangun dan sadarlah!!

Dan Tak usah kau sesali...

Maaf...
Aku tak bisa...
Tak bisa mencintaimu lagi...
Tak bisa memahamimu lagi...
Tak bisa menyayangimu seperti dulu lagi...

Tak ada yang kalah ataupun menang...

Biarkan aku yang terlihat paling SALAH di mata orang-orang...

10 Desember 2009

Mati Rasa

Ku Selalu berharap
Berharap salju turun menyelimuti gunung berapi itu
Berharap Gunung itu menjadi sejuk
Menyejukan hati gunung itu dan diriku

Tapi tak bisa
Gunung itu terus mengeluarkan panasnya...
Tak bisa ku berdiri
Tak bisa ku berlari
Tak bisa ku juga hanya terdiam

Selalu bersabar menunggu butir-butir kristal turun
Sabar Sabar dan Sabar
Tapi bukan membuat hati ini sabar
Tapi... (tobe continue)

28 September 2009

2 Pesuruh Kita (MINDSET POWER EFFECT)

Tau ga kalau didalam diri kita ada 2 orang yg selalu mengabdi kpd qta?

2 org itu adlh :
Si tuan Kemenangan n si tuan Kekalahan

Keduanya adalah penurut, apa yg qta perintahkan mereka pasti melakukannya

Si tuan kemenangan selalu bekerja di sisi yg positif,
seperti kalimat "sya pasti bsa melakukannya", "sya pasti menang"

Atau tuan kekalahan, yg selalu bekerja saat qta dlm keadaan negatif..
"sya pasti gagal","sya tdk bsa melakukannya"

bingung ya maksdnya di atas apa?
Jd apa yg qta lakukan adalah apa yg qta pikirkan... (Efek Kekuatan Pikiran)

Kedua pesuruh qta tersebut akan selalu melakukan apa yang kita pikirkan....

Kalau qta mengatakan "saya tidak bisa melakukannya","saya tidak mungkin bsa".
Maka apa yang qta katakan itu akan langsung d kerjakan oleh tuan kekalahan...
Qta akan selalu memikirkan hal yg negatif,
hal2 yg membuat qta jadi tdk bsa melakukan yg seharusnya qta lakukan...

Sama halnya dengan si tuan kemenangan, dya juga sangat penurut.
Bila qta mngatakan "saya pasti bisa" atau "saya dpt melakukan hal yg rumit ini"...
Maka tuan kemenangan akan langsung bekerja.. Bekerja yg positif,
seperti memikirkan bagaimana cara2 untuk menyelesaikan masalah, memikirkan langkah postif yg qta pikirkan....

Nah, sekarang terserah tmn2 ingin punya pesuruh tuan kemenangan atau kekalahan?

Kalau qta tdk ingin memiliki tuan kekalahan, pecat saja dya...

Dengan cara pikirkan hal2 yg positif 100%, jgn sampai tuan kekalahan bekerja sdikitpun...

Ingat keduanya sangat penurut!!!
Maka berpikiran positiflah...

(tulisan ini ditulis saat disela menunggu dosen... "Drpada brpikiran negatif jdnya, mnding nulis" walau kadang tulisannya gak penting2)

27 September 2009

Syukur Signal

Kurasakan sesuatu berbeda
Berbeda bukan dirimu
Melainkan perasaan ini padamu

Rasa rinduku padamu yang begitu dalam
Rasa kekagumanku padamu yang begitu besar
Rasa genggamanmu yang kurasakan begitu kuat di angan
Rasa yang tak bisa ku jabarkan dengan untaian huruf sekalipun

Sadar rasa ini bentuk nikmat syukurku padamu
Karena kau telah memberikan limpahan demi limpahan nikmat hidup

Segala puji bagimu Ya Allah
Terima kasih atas segalanya
Segalanya nikmat yang telah engkau berikan
Segalanya cobaan yang telah engkau ujikan kepadaku

Sungguh bukan aku tak puas dengan semua limpahan nikmat itu
Sungguh ku yakin kau akan memberikanku limpahan nikmat yang tak terhingga lainnya
dan Sungguh bukan aku serakah dengan semua limpahan nikmat itu

Tapi...
Tapi aku ingin meneruskan serta menggapai semua rangkaian impianku
Karenamu Ya Allah
Karena Rasulku
Karena Orang Tuaku
Karena Keluargaku
Karena para sahabatku
Karena semua orang yang mencintaiku dan Mereka yang aku cintai

Maka aku memohon izinmu Ya Allah
Izinkan aku untuk membahagiakan mereka
Izinkan aku untuk menggapai semuanya
Berikan aku kemudahan serta kekuatan untuk meraihnya

Ya Allah...
Ya Rahman...

Dari...
Hambamu yang selalu ingin terus mencoba berbuat baik
Hambamu yang masih berlumur dosa
Hambamu yang tidak ada apa-apanya dibanding engkau Ya Allah